Aksesibilitas Digital Penting: Apakah Hanya Untuk Disabilitas?

seorang pria teman netra sedang menjelaskan cara penggunaan pembaca layar atau screen reader kepada pria awas yang menggunakan kacamata simulasi tunanetra sambil mencoba pembaca layar di komputer

Aksesibilitas Digital Penting: Apakah Hanya Untuk Disabilitas?

2560 1707 Iin Kurniati
Gambar kiri seorang wanita berambut lurus panjang sedang berdiri sambil membaca buku di perpustakaan. Gambar kanan seorang wanita berambut keriting berkacamata sedang duduk di rumah sambil membaca di depan laptop

Perkembangan teknologi membuat perubahan dalam kehidupan sehari-hari manusia, yang semua fokus dengan benda fisik kini beralih menggunakan platform digital

Pesatnya perkembangan teknologi terutama internet telah membawa kita memasuki era digital seperti sekarang. Teknologi digital telah mengubah cara kita menjalani kehidupan sehari-hari seperti mengakses pendidikan, bekerja, hiburan, layanan publik, dan lain-lain. Adanya website sampai aplikasi mobile menyebabkan semua aspek kehidupan tersebut bisa dilakukan dari mana saja dan kapan pun. Tentunya ini adalah sesuatu yang positif. 

Namun, terkadang ada satu hal yang dilupakan dalam mengembangkan teknologi yaitu memerhatikan segi aksesibilitas digital. Apa pengertian aksesibilitas digital? Apa pentingnya menerapkan itu? Yuk cari tahu melalui artikel ini!

Baca juga: Lapangan Kerja Disabilitas Tak (Lagi) Terbatas

Apa itu Aksesibilitas Digital?

Aksesibilitas merupakan konsep yang merujuk pada pengembangan dan desain web untuk memastikan kemudahan akses digital atau online bagi semua orang. Tujuan konsep aksesibilitas digital adalah agar sebuah website atau aplikasi dapat diakses, dimengerti, dan digunakan dengan mudah oleh semua pengguna.

Perlu dipahami bahwa tidak semua pengguna menggunakan cara yang sama dalam mengakses website atau aplikasi. Sebuah website atau aplikasi dikatakan aksesibel jika bisa dipahami dan dinavigasi oleh berbagai pengguna. Dinavigasi yang dimaksud di sini adalah website dan aplikasi harus bisa digunakan tanpa mouse maupun trackpad alias hanya dengan menggunakan keyboard.

Aksesibilitas Digital Penting Untuk Siapa?

Ada anggapan bahwa aksesibilitas digital dibuat hanya untuk memenuhi kebutuhan penyandang disabilitas saja. Salah satu alasan mengapa aksesibilitas sering dianggap demikian adalah karena pengembang website atau aplikasi menilai fitur-fitur dalam aksesibilitas hanya digunakan oleh penyandang disabilitas.

Fitur yang Dikaitkan dengan Disabilitas Netra

Ada anggapan bahwa fitur kontras warna dan fitur untuk memperbesar teks atau gambar hanya dibutuhkan oleh pengguna dengan gangguan penglihatan atau tunanetra, padahal anggapan tersebut kurang tepat. Semua orang bahkan orang-orang non-disabilitas dapat diuntungkan dengan adanya aksesibilitas digital ini.

Apa Fungsi Fitur Aksesibilitas bagi Pengguna Non-disabilitas

Orang tua maupun manula menjadi salah satu pihak non-disabilitas yang terbantu melalui fitur aksesibilitas digital. Penurunan kemampuan penglihatan yang umumnya dialami para manula membuat mereka menggunakan teknologi untuk membantu kesehariannya, misalnya dengan menggunakan zoom pembesar layar atau kontras warna.

Selain itu, fitur aksesibilitas digital juga bermanfaat bagi penderita vertigo temporer yang menyebabkan pandangan mereka menjadi berputar dan terasa pusing saat mata tidak terpejam. Pada saat seperti itu, screen reader dapat membantu membacakan layar. Pengalaman tersebut diungkapkan Founder Suarise, Rahma Utami ketika menjadi pembicara dalam acara Accessibility Class dan Empathy Lab Pop Up Experience di Binus International, Jumat (26/5) lalu.

Faktor penyebab Pengembang Website atau Aplikasi Tidak Mementingkan atau Menerapkan Aksesibilitas Digital

Tidak hanya kesalahan persepsi tentang target dari aksesibilitas digital, terdapat faktor lain yang menyebabkan pengembang website atau aplikasi tidak menerapkan aksesibilitas digital pada produknya. faktor-faktor tersebut adalah:

  • Pengembangan aksesibilitas digital memerlukan biaya tinggi
  • Untuk membuat website atau aplikasi yang menerapkan aksesibilitas digital memerlukan peralatan khusus
  • Tidak adanya undang-undang atau aturan hukum serupa yang mewajibkan sebuah perusahaan harus menerapkan aksesibilitas digital

Pentingnya Aksesibilitas Digital untuk perusahaan

Aksesibilitas digital penting diterapkan bagi perusahaan untuk meningkatkan kualitas pengalaman pengguna dan menjadikan produk atau layanan lebih inklusif bagi semua pengguna. Dalam hal informasi, aksesibilitas digital memastikan bahwa semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses informasi seperti non-disabilitas. Misalnya website dan aplikasi yang memperhatikan kaidah aksesibilitas digital bermanfaat agar semua orang bisa mengakses.

Dampak bagi pelanggan dengan disabilitas

gambar tangan kiri memegang smartphone yang membuka mobile banking dengan tulisan di layar login, password, dan submit

Aplikasi perbankan yang lebih aksesibel akan membantu teman disabilitas dalam hal privasi (free pic)

M-Banking menjadi salah satu jenis aplikasi yang umum digunakan masyarakat, termasuk disabilitas netra. Saat tunanetra mengakses aplikasi m-banking, aplikasi tersebut akan meminta pengguna memasukkan nama serta kata sandi ketika akan login dan melakukan transaksi. Bila aplikasi m-banking memerhatikan kaidah aksesibilitas digital, maka tunanetra dapat mengakses layanan perbankan secara mandiri dan tetap terjaga privasinya.

Beda cerita bila aplikasi tersebut tidak mempertimbangkan kaidah aksesibilitas digital, seperti muncul captcha yang tidak bisa dibaca oleh screen reader, maka berdampak pada tunanetra membutuhkan bantuan untuk mengakses m-banking. Hal ini tentu bertentangan dengan kebijakan privasi yang secara jelas menyebutkan bahwa nama pengguna dan kata sandi tidak boleh diberikan kepada orang lain, termasuk tunanetra.

Aksesibilitas digital merupakan implementasi hak asasi manusia yang bertujuan untuk memberikan kebebasan kepada seluruh masyarakat dalam mengakses, mencari, dan mengeksplorasi informasi tanpa bergantung pada orang lain. Dalam era digital ini, akses yang mudah dan merata terhadap informasi menjadi krusial. 

Hal ini penting untuk memastikan setiap individu dapat berpartisipasi secara aktif dalam kehidupan sosial, politik, dan ekonomi. Aksesibilitas digital memberikan peluang untuk memperoleh pengetahuan. Dengan mewujudkan aksesibilitas digital penting untuk disabilitas, kita dapat mendorong inklusi sosial dan kesetaraan peluang bagi seluruh lapisan masyarakat.

Siapa yang Harus Menerapkan Aksesibilitas Digital

Konsep aksesibilitas digital seharusnya diterapkan oleh semua perusahaan atau instansi dalam segala bidang kehidupan mulai dari instansi pemerintahan sampai perusahaan bisnis yang memiliki layanan berupa website atau aplikasi. Mengapa demikian?

Manfaat Penerapan Aksesibilitas Digital Dalam Bisnis

Penerapan aksesibilitas digital memiliki banyak manfaat termasuk dalam bisnis.  Penerapan aksesibilitas digital dapat memperluas jangkauan konsumen kepada lebih banyak kalangan. Navigasi yang lebih jelas, teks yang mudah dibaca, dan tata letak yang teratur akan meningkatkan pengalaman bagi semua konsumen.

Peningkatan pengalaman konsumen akan menambah kepuasan konsumen. Konsumen yang puas dengan suatu produk atau jasa memiliki kecenderungan untuk kembali menggunakan produk atau jasa tersebut. Dengan menciptakan pengalaman yang inklusif dan memperhatikan kebutuhan semua pengguna, bisnis dapat memperoleh loyalitas konsumen yang lebih baik.

Baca juga: Kenapa Belajar Accessibility Penting untuk Product Designer?

Bagaimana Experience Menggunakan Teknologi yang Menerapkan Konsep Aksesibilitas Digital?

seorang pria disabilitas netra low vision sedang menjelaskan cara menggunakan fitur pembaca layar atau screen reader kepada pria awas yang menggunakan kacamata simulasi tunanetra sambil mencoba pembaca layar di komputer

Peserta Empathy Lab Pop Up Experience sedang mencoba berseluncur menggunakan pembaca layar di laptop dan menggunakan kacamata simulasi tunanetra (dok. Suarise)

Kalau kamu ingin merasakan bagaimana experience menggunakan teknologi yang menerapkan konsep aksesibilitas digital, salah satu hal yang bisa kamu lakukan adalah bernavigasi di suatu website tanpa mouse. Caranya buka suatu website, lalu cobalah bernavigasi hanya dengan menekan tombol tab dan panah di keyboard. Jika website tersebut bisa dinavigasi dari atas sampai bawah tanpa menemui kendala maka artinya website tersebut dikatakan aksesibel.

Eits, cara merasakan experience aksesibilitas digital, serta penggunaan teknologi asistif tidak hanya itu saja lho! Kalau kamu penasaran cara yang lainnya, kamu bisa berpartisipasi dalam A11y Empathy Lab Pop Up Experience. Dalam kegiatan ini Suarise menyiapkan sejumlah skenario interaktif yang membangun keterlibatan bagi peserta untuk merasakan tantangan aksesibilitas yang biasa dihadapi oleh teman disabilitas sehari-hari. Dari kegiatan ini diharapkan kamu semakin sadar pentingnya penerapan aksesibilitas digital.

seorang wanita dan pria sedang mencoba kacamata simulasi tuannetra dan lowvision

Peserta Empathy Lab Pop Up Experience sedang mencoba kacamata simulasi tunanetra dan low vision (dok. Suarise)

Beberapa skenario dalam kegiatan ini adalah playstation accessible, pameran foto ‘imaji visual’, accessible fashion, hingga kacamata simulasi penglihatan tunanetra. Cuplikan keseruan yang menggambarkan aksesibilitas digital penting untuk semua, dapat disaksikan kembali pada instagram Suarise. Jika kamu ingin mengetahui A11y Empati Lab Pop Up Experience lebih lanjut, baca Accessibility Class dan Empathy Lab Pop Up Experience Tingkatkan Edukasi Mahasiswa soal Aksesibilitas Digital.

***

 

*Artikel ini disusun oleh talents Suarise, Bayu Aji Firmansyah

Bila tertarik menggunakan jasa content writer talents Suarise, hubungi Project Manager Suarise [email protected]

Bagikan ke lini masa Anda untuk mendukung iklim inklusif di Indonesia

Leave a Reply