Uji Aksesibilitas Cepat dengan #KamisKeyboard: Mencoba Berselancar di Website Tanpa Mouse

Uji Aksesibilitas Cepat dengan #KamisKeyboard: Mencoba Berselancar di Website Tanpa Mouse

150 150 suarise

Apa itu #KamisKeyboard

#KamisKeyboard adalah salah satu gerakan advokasi aksesibilitas yang diinisiasi oleh Suarise yang bisa diikuti semua orang. Caranya adalah dengan mencoba mengakses setidaknya satu website di hari Kamis, dari komputer/laptop, tanpa menggunakan mouse atau trackpad untuk membaca maupun berinteraksi dengan menu-menu ataupun fitur di laman website tersebut.

Navigasi keyboard adalah salah satu standar aksesibilitas website

Ada banyak hal yang menjadi kriteria sebuah website dikatakan sudah memenuhi standar aksesibilitas. Salah satunya adalah website tersebut bisa dioperasikan hanya dengan menggunakan keyboard saja (tanpa mouse). Kriteria ini diatur lebih detail di dalam standar aksesibilitas konten website, atau disebut WCAG (Web Content Accessibility Guidelines).

Di dalam WCAG 2.1 poin Keyboard Accessible merupakan turunan dari salah satu prinsip aksesibilitas digital, yaitu Operable. Operable memiliki makna bahwa sebuah website bisa dioperasikan dengan menggunakan beragam input, baik secara mandiri ataupun bersama.

5 Tombol Penting

Tombol utama yang paling krusial di #KamisKeyboard adalah tombol TAB pada keyboard. 5 tombol penting lainnya:

  1. Tab
  2. Shift
  3. Arrow
  4. Space bar
  5. Enter

Tab dan Shift Tab berfungsi untuk bergerak maju/mundur antar elemen interaktif. Tab dan Enter/Spacebar berlaku untuk berinteraksi dengan elemen interaktif (memilih/mengisi). Tab dan Tanda panah berlaku jika bertemu dengan drop down atau elemen expansion/collapsed.

Yang harus dicek: kembali lagi ke Address Bar

Setelah memasukan alamat website di kolom address bar, tekan tab terus sampai balik lagi ke address bar. Perhatikan kemana kursornya bergerak setiap tombol TAB. Isu yang mungkin ditemukan:

  • Keyboard Trap: Kursor “nyangkut” dan tidak bisa gerak maju atau mundur.
  • Focus Visible: Mata tidak bisa mengikuti kemana kursor bergerak karena styling (outline) dihilangkan.
  • Highlight elemen non-interaktif: Teks paragraf yang mendapat fokus keyboard padahal tidak bisa diklik.

Contoh praktik #KamisKeyboard di sebuah website

Audit Aksesibilitas Website Profesional

Suarise menyediakan layanan untuk audit aksesibilitas website sesuai standar WCAG 2.1. Audit ini memastikan sebuah website maupun aplikasi ramah untuk beragam tipe disabilitas. Audit meliputi evaluasi kode dan tes dengan menggunakan beberapa alat bantu, salah satunya pembaca layar. Suarise juga memberikan rekomendasi kode untuk perbaikan website tersebut kedepannya agar memenuhi standar aksesibilitas internasional.

Baca juga:

  1. Bagaimana Cara Tunanetra Mengakses Internet?
  2. Video: Tutorial Kamis Keyboard
  3. Video: Aksesibilitas Aplikasi Grab vs Gojek bagi Disabilitas Netra

Referensi: