Fitur Aksesibilitas Linkedin Untuk Ciptakan Konten Aksesibel

Fitur Aksesibilitas Linkedin Untuk Ciptakan Konten Aksesibel

150 150 Iin Kurniati
Postingan linkedin Kemenkeu berisi informasi formasi CPNS 2024 yang sepi peminat

Gambar dalam postingan ini tidak dilengkapi alt

LinkedIn sebagai platform yang telah dilengkapi fitur-fitur aksesibilitas sama seperti produk-produk microsoft lainnya menjadi sia-sia bila tidak dimanfaatkan secara optimal oleh penggunanya. Sebagai contoh postingan Kementerian Keuangan tentang formasi CPNS yang sepi peminat. Bila dilihat sekilas nampaknya tidak ada yang salah dari postingan tersebut. Daftar formasi disampaikan secara jelas di gambar kedua. Namun, gambar tersebut tidak dilengkapi alt teks. Padahal beberapa formasi yang sepi peminat adalah formasi khusus disabilitas termasuk untuk disabilitas netra. Formasi ini seharusnya dapat menjadi peluang bagi disabilitas netra untuk menjadi bagian dari Kementerian Keuangan. mungkin saja ada peminat disabilitas, termasuk disabilitas netra yang baru mau mendaftar tidak mengetahui bahwa bila ada formasi disabilitas Kementerian Keuangan yang sepi peminat.

Alt Teks Aksesibilitas yang Disediakan Linkedin

Salah satu aksesibilitas LinkedIn adalah menyediakan opsi penambahan alt teks pada setiap unggahan gambar. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memberikan deskripsi detail dan konteks yang relevan terhadap gambar yang diposting. Pemberian alt teks ini bermanfaat agar disabilitas yang tidak mampu melihat seperti disabilitas netra bisa menikmati linkedin setara dengan orang awas. Selain itu, kontenmu bisa berpotensi lebih mudah ditemukan dalam hasil pencarian.

Baca:

Alt Teks: Aksesibilitas Media Sosial untuk Pengguna Tunanetra

Apa Dampak Absennya Alt Teks?

Disabilitas netra adalah pihak yang terdampak besar dari absennya alt teks. Ketiadaan alt teks pada gambar yang menyertai postingan lowongan CPNS tersebut menjadi penghalang bagi pengguna disabilitas netra untuk mengakses informasi di dalamnya. Hal ini sangat ironis mengingat CPNS menyediakan formasi khusus disabilitas. Situasi ini diperparah dengan caption yang tidak informatif. Caption  hanya menyatakan detail terdapat pada gambar. Bagi pengguna tunanetra, hal ini tentu saja membingungkan dan tidak membantu.

Sudah ada Alt Teks dalam postingan lain

Tidak adanya alt teks dalam postingan informasi formasi sepi peminat sangat disayangkan. Hal ini membuat prinsip menjunjung kesamaan hak bagi setiap WNI yang ditegaskan Kementerian Keuangan perlu dipertanyakan. Walau tidak menyebut disabilitas secara eksplesit, frasa tersebut dapat dimaknai sebagai menerima disabilitas. Ditambah Kementerian Keuangan memang menyediakan formasi khusus yang ditujukan untuk disabilitas.

Postingan linkedin Kementerian Keuangan tentang pembukaan pendaftaran CPNS 2024

Gambar dalam Postingan linkedin Kemenkeu tentang pembukaan seleksi CPNS 2024 dilengkapi alt teks

Padahal Kementerian Keuangan sendiri sebenarnya sudah pernah membuat postingan yang inklusif seperti postingan di atas. Dalam postingan pembukaan CPNS tersebut kedua gambar telah dilengkapi alt teks. Ketidakkonsistenan ini perlu diperbaiki.

Bagaimana Cara Disabilitas Netra Membaca Postingan Linkedin?

Disabilitas netra dapat membaca postingan di linkedin berkat screen reader. Screen reader adalah software untuk membacakan konten yang ada di layar termasuk postingan di linkedin. Software ini tersedia baik di smartphone maupun komputer.

Penting untuk dicatat bahwa screen reader hanya mampu memproses konten yang berbentuk teks digital, seperti caption pada postingan ini. Meskipun sebuah gambar mungkin memuat tulisan, screen reader tidak akan dapat menginterpretasikannya karena tulisan tersebut dianggap sebagai bagian integral dari gambar itu sendiri. Namun, jika gambar dilengkapi dengan alt text yang mendeskripsikan konten visual tersebut, screen reader baru dapat membacakan deskripsi ini kepada pengguna.

Bagaimana Disabilitas Netra Memahami Isi gambar Tanpa Alt Teks?

Cara disabilitas netra memahami isi gambar yang tidak disertai alt teks membutuhkan proses tambahan. Umumnya, mereka memanfaatkan teknologi Optical Character Recognition (OCR) atau kecerdasan buatan (AI) seperti Gemini. OCR berfungsi mengubah teks yang terdapat dalam gambar menjadi format teks digital. Mekanisme kerja AI seperti Gemini pun serupa dengan OCR, yaitu berusaha mengekstrak informasi teks dari gambar. Meskipun demikian, baik OCR maupun AI memiliki keterbatasan yaitu hasil yang dihasilkan tidak selalu akurat. Orang awas dapat memahami isi gambar hanya dalam sekali lihat. Sementara itu, disabilitas netra perlu mengorbankan waktu tambahan.

Oleh karena itu, keberadaan alt teks sangatlah penting. Dengan adanya alt teks, disabilitas netra dapat dengan cepat memahami isi gambar tanpa perlu melibatkan proses tambahan. Sebagai contoh, dalam konteks postingan lowongan kerja yang memuat gambar berisi kualifikasi, seorang penyandang tunanetra dapat segera memutuskan apakah berminat melamar atau tidak berdasarkan informasi yang terkandung dalam alt teks. Jika tertarik, mereka dapat langsung mempersiapkan berkas lamaran tanpa perlu repot-repot menjalankan aplikasi OCR atau AI.

Fitur Aksesibilitas Linkedin Tidak Hanya Alt Teks

Keyboard Navigation

Linkedin dapat dinavigasi sepenuhnya menggunakan keyboard. Pengguna dapat menjelajahi seluruh antarmuka LinkedIn hanya dengan menekan tombol Tab dan panah mulai dari beranda sampai berinteraksi dengan dialog dan pop-up. Tombol-tombol tersebut bisa digunakan untuk keluar dari pop-up atau dialog. Perlu diketahui kemampuan ini belum tentu ada di semua website. Ada beberapa tipe pop-up atau dialog yang mengharuskan menggunakan mouse untuk keluar.

Struktur Heading

Struktur heading yang jelas dan konsisten juga menjadi perhatian utama LinkedIn. Sebagai contoh, setiap postingan di halaman perusahaan dilengkapi dengan judul yang berfungsi sebagai penanda. Hal ini memungkinkan pengguna untuk berpindah dari satu postingan ke postingan lainnya dengan cepat, hanya dengan mencari judul yang relevan. Bagi disabilitas netra keberadaan heading yang benar sangat membantu mempercepat navigasi. Screen reader memiliki pintasan khusus untuk berpindah antar heading. Pintasan ini hanya akan berjalan bila heading diatur dengan benar. Maksudnya tidak sekadar membuat tulisan seperti heading secara visual tanpa tag yang benar.

Seluruh Tombol Memiliki Label

Keyboard navigation dan struktur heading adalah fitur aksesibilitas linkedin di desktop. Bagaimana di aplikasi mobile? Hasilnya sama baiknya. Seluruh tombol yang ada di aplikasi linkedin telah dilengkapi label. Label adalah tulisan yang menunjukkan fungsi suatu tombol misal tombol berbentuk jempol artinya suka atau like sehingga disabilitas netra bisa memahami fungsi setiap tombol. Tulisan ini bisa terlihat secara visual maupun tersembunyi yang hanya bisa terbaca oleh screen reader. Fitur ini sangat krusial, mengingat kesalahan dalam memilih tombol dapat berdampak signifikan pada pengguna. Seandainya tidak ada label disabilitas netra bisa jadi yang berniat memberi suka pada suatu postingan tidak sengaja malah menekan tombol laporkan.

Tips Maksimalkan Aksesibilitas Linkedin

Dari sisi pengguna ada beberapa tips memaksimalkan aksesibilitas linkedin agar postingan di linkedin-mu aksesibel.

  1. Atur warna dan kontras: Untuk memastikan teks dapat terbaca dengan jelas, perhatikan baik-baik pengaturan warna dan kontras. Kontras merujuk perbedaan kecerahan atau warna antara teks dan latar belakang. Sebagai panduan umum, gunakan rasio kontras minimal 4.5:1 untuk teks berukuran standar. Untuk teks yang lebih besar, batas rasio minimal lebih rendah yaitu 3:1. Selain itu, penting untuk memilih kombinasi warna yang mudah dibedakan oleh mata. Hindari penggunaan warna yang serupa. Warna yang serupa dapat menyebabkan teks menjadi kabur atau sulit terbaca.
  2. Beri alt teks dan caption atau transkrip: Di awal artikel ini telah banyak disinggung masalah pentingnya alt teks. Selain alt teks, peranan caption tidak kalah krusial. Caption bermanfaat untuk membantu teman tuli memahami isi konten video. Adanya caption atau transkrip juga terkadang dimanfaatkan oleh orang biasa ketika kebingungan memahami apa yang diucapkan dalam video. Hal ini dapat disebabkan perbedaan bahasa atau saat berada di situasi ramai sehingga suara video sulit terdengar.
  3. Gunakan bahasa yang jelas: Belum tentu pembaca postinganmu berasal dari latar belakang atau minat yang sama denganmu. Usahakan hindari penggunaan istilah teknis tanpa penjelasan.
  4. Pastikan tulisan mudah terbaca: Untuk meningkatkan kenyamanan pembaca saat menyimak postingan berupa tulisan panjang disarankan membagi teks menjadi paragraf-paragraf pendek kalimat-kalimat sederhana dan ringkas untuk memudahkan pemahaman. Bila kontenmu memiliki daftar poin untuk masing-masing poin sebaiknya ditempatkan dalam paragraf terpisah agar lebih mudah diidentifikasi oleh pembaca.

Penting mengimplementasikan fitur-fitur aksesibilitas linkedin yang telah tersedia.

Pelatihan Aksesibilitas Media Sosial Bagi Perusahaan dan Organisasi

Bila masih belum paham Suarise siap membantu melalui layanan pelatihan aksesibilitas media sosial. Pelatihan ini akan mengajarkan cara membuat postingan di linkedin atau media sosial lainnya agar bisa diakses semua orang termasuk disabilitas netra.

Selain media sosial, layanan ini juga akan menjelaskan cara-cara membuat dokumen word, presentasi, dan excel yang aksesibel. Dapatkan informasi lebih lanjut mengenai layanan pelatihan aksesibilitas digital dari mulai dokumen, media sosial, hingga teknis bagi pengembang dengan menghubungi email project@suarise.com  dan juga untuk layanan aksesibilitas lainnya.